Aku berlindung dengan Allah dari syaitan yang direjam
Dengan nama Allah yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang
1.Segala pujian bagi Allah yang telah menurunkan kepada hambaNya, Al-Kitab, dan tidak menjadikan padanya sesuatu yang bengkok (terpesong):
2. Sebagai bimbingan yang lurus; untuk memberi amaran akan azab yang berat di sisi Allah dan berita gembira kepada orang yang beriman yang mengerjakan amal-amal salih, bahawa mereka akan beroleh balasan yang baik
3.Mereka tinggal tetap dalam (balasan yang baik) itu selama-lamanya.
4. Dan (Al-Kitab itu) memberi amaran kepada orang-orang yang berkata:" Allah mempunyai anak".
5. Sebenarnya) mereka tiada mempunyai sebarang pengetahuan mengenainya, dan tiada juga bagi datuk nenek mereka; besar sungguh perkataan syirik yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan perkara yang DUSTA
Terjemahan (18:1-5)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tiadalah layak bagi Allah mempunyai anak. Maha Sucilah Ia. Apabila menetapkan jadinya sesuatu perkara, maka hanyalah Ia berfirman kepadanya: "Jadilah engkau", lalu menjadilah ia.
(Isa/Jesus berkata) "Dan sesungguhnya Allah ialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah kamu akan Dia; Inilah jalan yang betul - lurus ".
Terjemahan (19:35-36)
-------------------------------------------------------------------------------------
Dan mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah (dari apa yang mereka katakan itu), bahkan Dia lah Yang memiliki segala yang di langit dan di bumi, semuanya itu tunduk di bawah kekuasaanNya.
Allah jualah yang menciptakan langit dan bumi (dengan segala keindahannya); dan apabila Ia berkehendak (untuk menjadikan) suatu, maka Ia hanya berfirman kepadanya: "Jadilah engkau!" Lalu menjadilah ia.
Terjemahan (2:116-117)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dan mereka (yang musyrik) berkata: "Ar-Rahman(Yang Maha Pemurah - Allah) mempunyai anak". Maha Sucilah Ia. Bahkan (mereka yang dikatakan menjadi anak Allah itu seperti Nabi Isa / Uzair / Para Malaikat) ialah hamba-hambaNya yang dimuliakan.
Terjemahan (21:26)
Dengan nama Allah yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang
1.Segala pujian bagi Allah yang telah menurunkan kepada hambaNya, Al-Kitab, dan tidak menjadikan padanya sesuatu yang bengkok (terpesong):
2. Sebagai bimbingan yang lurus; untuk memberi amaran akan azab yang berat di sisi Allah dan berita gembira kepada orang yang beriman yang mengerjakan amal-amal salih, bahawa mereka akan beroleh balasan yang baik
3.Mereka tinggal tetap dalam (balasan yang baik) itu selama-lamanya.
4. Dan (Al-Kitab itu) memberi amaran kepada orang-orang yang berkata:" Allah mempunyai anak".
5. Sebenarnya) mereka tiada mempunyai sebarang pengetahuan mengenainya, dan tiada juga bagi datuk nenek mereka; besar sungguh perkataan syirik yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan perkara yang DUSTA
Terjemahan (18:1-5)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tiadalah layak bagi Allah mempunyai anak. Maha Sucilah Ia. Apabila menetapkan jadinya sesuatu perkara, maka hanyalah Ia berfirman kepadanya: "Jadilah engkau", lalu menjadilah ia.
(Isa/Jesus berkata) "Dan sesungguhnya Allah ialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah kamu akan Dia; Inilah jalan yang betul - lurus ".
Terjemahan (19:35-36)
-------------------------------------------------------------------------------------
Dan mereka (orang-orang musyrik) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah (dari apa yang mereka katakan itu), bahkan Dia lah Yang memiliki segala yang di langit dan di bumi, semuanya itu tunduk di bawah kekuasaanNya.
Allah jualah yang menciptakan langit dan bumi (dengan segala keindahannya); dan apabila Ia berkehendak (untuk menjadikan) suatu, maka Ia hanya berfirman kepadanya: "Jadilah engkau!" Lalu menjadilah ia.
Terjemahan (2:116-117)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dan mereka (yang musyrik) berkata: "Ar-Rahman(Yang Maha Pemurah - Allah) mempunyai anak". Maha Sucilah Ia. Bahkan (mereka yang dikatakan menjadi anak Allah itu seperti Nabi Isa / Uzair / Para Malaikat) ialah hamba-hambaNya yang dimuliakan.
Terjemahan (21:26)
No comments:
Post a Comment